Untuk dia yang pernah
singgah di hatiku, hati ini mungkin tersakiti. Namun, aku tak mau larut dalam
masa lalu yang kelam. Aku hanya ingin menata hidupku kembali, untuk masa depan
yang lebih baik. Dengan dirimu atau pun bukan, aku serahkan semuanya pada Sang
Pencipta. Beberapa waktu lalu memang aku sulit untuk melupakanmu, tetapi aku
terus berusaha mengalihkannya. Aku hanya ingin mencintai Allah sepenuh hati.
Kini,
aku sudah sadar akan hakikat hidup. Aku selalu memikirkan bagaimana jika umurku
tak panjang lagi, belum ada yang aku lakukan untuk membalas jasa orang-orang
yang aku cintai. Khususnya kepada orangtua dan keluargaku, yang selalu ada
untukku. Memang masih ada rasa itu padamu, namun aku tak mengaggapnya ada. Hanya
waktu yang bisa menjawabnya. Semuanya aku serahkan pada Sang Ilahi.
Aku
tak mau terlalu memikikan jodoh, biarlah itu pada saatnya nanti. Aku hanya
berusaha menjadi lebih baik, untuk menghadapi kemungkinan apapun yang terjadi. Maaf
dan terima kasih untuk dia, yang pernah mengisi hari-hariku. Untuk waktu,
pikiran, tenaga yang pernah ia habiskan denganku. Maaf itu membuatmu jauh dari
orang terdekatmu. Terima kasih untuk
semua pelajaran yang engkau berikan padaku. Semoga sama-sama menjadi lebih
baik.
Eliya Yusda
Komentar
Posting Komentar