Tak terasa waktu
berjalan begitu cepat, rasanya baru kemarin diriku dilahirkan. Kini, aku telah
beranjak dewasa. Sudah tahu harus ke mana kaki ini melangkah. Kembali
bernostalgia ke masa anak-anak. Indah sekali saat itu, banyak kenangan melintas
dipikiranku. Tentang kejadian lucu, senang maupun sedih. Tak bisa kuungkapkan
semua, terlalu banyak dan rumit.
Namun, ada satu
kebiasaan aku dahulu yang masih sama sampai sekarang, yaitu suka sekali ngemil. Daripada harus makan nasi, lebih
suka dan betah kalo di rumah ada makanan ringan yang dimakan. Cepat sekali
makanan itu habis, dibandingkan makanan berat. Aku selalu suka ngemil tanpa
memikirkan orang lain.
Tapi kini berbeda, aku
suka sekali berbagi. Walaupun ngemil, tapi tetap menawarkan atau
membaginya. Mungkin karena pikiranku pun sudah berubah. Rasanya lebih nikmat
dan berkah jika membaginya daripada makan sendiri. Alhamdulillah, sekarang
sudah belajar berbagi dalam hal apapun.
Aku
sadar, aku adalah orang yang tidak tega dengan orang lain saat mereka susah.
Hati ini selalu ingin memberi, walaupun tak selalu terwujud. Tangan tak selalu
sampai untuk membantu mereka, namun setidaknya ada rasa iba dan doa yang aku
panjatkan kepada-Nya. Selagi aku bisa, insya Allah akan aku bantu dengan
apa yang kumiliki.
Beda
usia, beda sikap dan perilaku. Pola pikir pun akan berubah. Akademik,
pengalaman, dan lingkungan yang kita miliki juga akan berpengaruh pula terhadap
sudut pandang yang kita pikirkan. Jangan pernah menyesal dengan masa lalu,
jadikan pelajaran untuk lebih baik di masa depan. Merancang masa depan yang
gemilang untuk sukses dunia dan akhirat.
Eliya Yusda
Komentar
Posting Komentar